The Gorge

“Cinta dan Misteri di Ujung Jurang Rahasia”

The Gorge

“The Gorge” menghadirkan premis yang menarik: dua sniper elit ditempatkan di sisi-sisi berlawanan sebuah ngarai misterius untuk menjaga agar makhluk-makhluk mengerikan yang disebut “Hollow Men” tidak keluar. Sherman dari Marinir AS, Levi (Miles Teller), dan Drasa (Anya Taylor-Joy), seorang agen rahasia dari pihak lain, punya tugas yang tampaknya sederhana tapi dibalut misteri, isolasi, dan ketegangan psikologis. Dekor nan mencolok dari lokasi, desain produksi, dan efek visual yang kuat langsung membangun suasana penuh bahaya yang tak kelihatan sebuah jurang bukan hanya secara fisik tapi juga emosional. Bagian romantisnya muncul secara tak terduga tapi menjadi pusat emosional film ini. Percakapan antar menara, bermain catur, drum battle hingga momen-momen berjauhan yang berubah menjadi kedekatan emosional antara Levi dan Drasa. 

Jumlah dialog backstory memang terasa agak banyak terkadang terasa berat saat membuka lapisan karakter seperti PTSD Levi atau kondisi Drasa dengan ayahnya. Namun, chemistry Teller dan Taylor-Joy berhasil membawa penonton tetap peduli meski dialognya kadang cringe. Dari sisi aksi dan horor, The Gorge punya momen yang menjanjikan: ketika ancaman muncul dari jurang, visual efek yang rapih, suasana gelap dan hujan, ledakan, dan adegan kejar-kejaran dengan musik latar yang tegang. The Gorge adalah film yang ambisius: mencoba meramu horor, fiksi ilmiah, aksi, dan romansa dalam satu piring, dan meskipun tak selalu berhasil semua rasa tercampur rata, film ini punya momen-momen memukau dan desain artistik yang membuatnya layak ditonton.

By:


Tinggalkan komentar